09
June

DPRD Pamekasan Konsultasi Raperda KIP

Written by
Published in Kabar PPID
Read 362 times

DPRD Kabupaten Pamekasan melakukan kunjungan ke Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur pada Jumat (09/06). Kunjungan ini diterima oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Jatim, Zulaikha.

Ketua Pansus Perda KIP Kab Pamekasan, Muksin bersama 14 orang, anggota DPRD Pamekasan menyampaikan kemungkinan Kab Pamekasan untuk membentuk Komisi Informasi Kabupaten. "Saat ini kami sedang menyusun perda Keterbukaan Informasi Publik." kata Muksin.

Muksin meminta pendapat Komisi Informasi Provinsi Jatim, terhadap kemungkinan dibentuknya KI di Kabupaten Pamekasan.

Menanggapi hal ini, menurut Zulaikha, pembentukan KI tergantung kebutuhan Pemerintah Daerah. Secara aturan, tidak wajib. Namun perlu dipertimbangkan efektifitas dan kemampuan daerah dalam menyiapkan anggarannya. "Yang wajib membentuk PPID dalam rangka menyediakan layanan informasi publik," kata Zulaikha. (RH)

04
July

Bupati Pamekasan, Achmad Syafii menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan pemkab setempat pada hari pertama masuk kerja pascaliburan Lebaran, Senin (3/7/2017).

"Sidak ini untuk memastikan secara langsung kondisi di masing-masing kantor apakah ada ASN yang bolos atau tidak," kata bupati di Pendopo Pemkab Pamekasan sebelum sidak.

Selain memastikan kehadiran ASN pada hari pertama masuk kerja pascaliburan Lebaran 1438 Hijriah, sidak itu juga bertujuan meninjau pelayanan publik di Kabupaten Pamekasan. Misalnya, di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Pemkab Pamekasan.

Bupati sengaja mendatangi Kantor Dispenduk Capil Pemkab Pamekasan di Jalan Jokotole guna memantau secara langsung pelayanan pembuatan KTP di institusi itu.

Di lokasi itu ratusan pemohon KTP terlihat mengantre. Mereka umumnya merupakan warga Pamekasan yang bekerja di luar Pamekasan.

Pada Idul Fitri 1438 Hijriah kali ini, warga Pamekasan yang mudik Lebaran tersebut sengaja mengurus KTP mereka karena sebelumnya hanya menggunakan surat keterangan akibat kekosongan blangko KTP.

Di lokasi itu, Bupati berdialog dengan pemohon menanyakan pelayanan. "Yang sabar, ya, Pak, biasakan antre," ujar bupati.

Selain memantau pelayanan pembuatan KTP elektronik di Dispenduk capil, bupati juga meninjau sejumpah OPD lain di lingkungan pemkab setempat.

02
August

PPID Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimtek penguatan PPID Kabupaten/Kota se wilayah kerja BakorwilPamekasan pada tanggal 28 Juli 2016 bertempat di Ruang Rapat Trunojoyo  Bakorwil PamekasanBimtek ini diikuti olehPPID Kabupaten/Kota se Bakorwil Pamekasan serta UPT Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur yang berada diBakorwil Pamekasan.

Tantangan PPID di era keterbukaan informasi ini sangat strategisuntuk itu PPID dituntut untuk melakukan terobosandan inovasi pelayanan informasi iniantara lain peningkatan peran fungsi PPIDmembuat standarisasi format isi PPIDmelalui website untuk mempermudah akses informasi ketentuan Undang-Undang serta menstandarisasi SOP pelayanan informasi sebagai dasar operasional PPID.

Bimtek ini menghadirkan narasumber  Isrowi Farida Komisioner Komisi Informsi Provinsi JatimJoko Tetuko PraktisiKomunikasi serta Agus Dwi Muhanan Kepala seksi Layanan Informasi Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur.

28
October

Pemerintah Kabupaten Pamekasan, melalui Bagian Pembangunan setdakab Pamekasan, memastikan pekerjaan mega proyek stadion Pamekasan, yang terletak di Desa Cegug, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Jawa timur. untuk anggaran 2016 akan tuntas pada akhir bulan Oktober.

Sehingga, besar kemungkinan Stadion Pamekasan yang belum ada namanya itu, dalam waktu dekat,  bisa digunakan pertandingan klub papan atas bermarkas di Kabupaten Pamekasan. masing-masing Madura United FC dengan Presiden Klub Ahsanul Qosasi, dan Persepam Madura Utama, Presiden Klub Said Abdullah. dimana, keduanya berasal dari Kabupaten Sumenep.

Kepala Bagian Pembangunan, Rahmat Kurniadi Suroso mengatakan, untuk pemasangan lampu, rumput stadion dan finising tribun stadion hampir selesai. Sehingga, stadion dengan kapasitas 35 penonton itu, dalam waktu dekat, sudah bisa dimamfaatkan.

Rahmat menambahkan, bagian pembangunan hanya bertanggung jawab dalam pembangunan stadion. sementara, untuk pemakaianya menjadi kewenangan Dinas Pemuda, olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Pamekasan.

“jadi mengenai kapan stadion itu di louncing, ditanyakan ke Disporabudpar Pemkab Pamekasan. kami hanya berwenang menjawab soal pembangunanya,”. terangnya.

Mantan sekretaris Kecamatan Pademawu ini menambahkan, sekalipun pekerjaan stadion dinyatakan tuntas untuk anggaran 2016. bukan berarti, seluruhnya dinyatakan tuntas. Sebab, proyeksi pembangunan ialah Sport Center. Sehingga, ada beberapa fasilitas olahraga yang perlu dibangun.

Untuk pembangunan sirkuit motor cross lanjut mantan PLT Kades Pademawu Timur itu, akan tuntas bulan Desamber mendatang. dan secara bertahap beberapa fasilitas olahraga lainya akan dibangun di sekitar stadion tersebut

Beberapa fasilitas pendukung juga perlu di pertimbangkan terhadap keberadaan stadion. Diantaranya lahan parkir yang harus tersedia. Termasuk mushola stadion harus juga disiapkan.

Rahmat mengharapkan, tuntasnya stadion cegug tersebut bisa memberikan nilai positif terhadap pembangunan di pamekasan. Khususnya ekonomi kerakyatan di kabupaten Pamekasan.

Page 3 of 5