21
October

Dishubkominfo Berhentikan Jukir Nakal

Written by 
Published in Berita Umum

 

Dinas Perhubungan Komonikasi Dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkab Pamekasan, rupanya tidak main-main terhadap Juru Parkir (Jukir) yang nakal didalam melaksanakan tugas. Khususnya terhadap jukir, yang tetap meminta pungutan kepada pemilik kendaraan, sekalipun jelas-jelas ada stiker parkir belangganan. Kecuali di Rumah Sakit, Pasar, Dan Terminal, yang memang dijaga khusus oleh petugas parkir Dishubkominfo tanpa memakai rompi.

Tahun ini saja, dishubkominfo bakal memecat 2 juru parkir (Jukir) nakal. pemecatan itu dilakukan, setelah pihak dishubkominfo memberikan peringatan, pembinaan dan sanksi ringan. Namun, jukir tersebut tetap menyalahgunakan tugasnya sebagai juru parkir.

Seperti yang diterangkan Sekretaris Dinas Perhubungan Komonikasi Dan Informatika Pemkab Pamekasan Untung Hidayat, Pemecatan jukir itu,  tidak asal pecat. Ada beberapa proses yang dilalui oleh Dishubkominfo. Diantaranya, memberikan peringatan, agar tidak mengulangi perbuatan yang dilarang ketentuan perundang-undangan.

Jika diulangi, pihak Dishubkominfo memindah jukir itu, ke tempa lain. dan melakukan pembinaan secara berkalan terhadap para jukir. Jika tetap diindahkan, maka pihak dishubkominfo akan memecatnya.

“sekalipun kami memiliki kewenangan penuh untuk memecat jukir, tapi kami masih melalui tahapan, mulai dari peringatan sedang hingga ke peringatan keras dan pemecatan,”ungkapnya. 

Dosen salah satu perguruan tinggi swasta di pamekasan ini membenarkan rencana pemecatan 2 jukir tersebut. jumlah itu justru lebih sedikit dibandingkan tahun 2015, yang mencapai 3 orang jukir yang di pecat.

”dua orang sudah kita proses untuk di pecat, mudah-mudahan pemecatan ini menjadi perhatian terhadap jukir lain, agar maksimal dalam melaksanakan tugas sebagai juru parkir,”jelasnya

Untung hidayat menambahkan, pihak dishubkominfo selalu mendapat laporan dari masyarakat tentang kelakuan 2 oknom jukir tersebut. selanjutnya,  pihaknya melakukan evaluasi dan pembinaan, hingga pada akhirnya berujung pada pemecatan. karena setelah dilakukan pembinaan. yang bersangkutan, tetap tidak berubah.

Pemecatan itu dilakukan, bertujuan untuk memberikan pelayanan yang baik terhadap konsumen parkir belangganan di Pamekasan. Jukir bertugas, untuk memberikan pelayanan yang baik.

 

Pada kesempatan itu, untung meminta kepada masyarakat untuk melaporkan, jika mendapat pelayanan kurang baik dari para jukir. dengan cara menulis nomor yang ada pada rompi yang dipakai jukir. Sehingga, pihaknya segera melakukan tindakan kepada jukir tersebut.”catat saja nomor rompinya, jenis pelanggaranya dicatat,  laporkan ke dishubkominfo,”Pungkasnya.

 

Read 277 times
Rate this item
(0 votes)