20
October

BKD Imbau Warga Tak Percayai Rekrutmen CPNS di Medsos

Written by 
Published in Berita Umum

Beredarnya informasi Rekrutmen Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) 2016 di Media sosial (medsos) menjadi perhatian Khusus Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Pamekasan.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Pamekasan membenarkan banyaknya laporan tentang kepastian ada tidaknya Rekrutmen Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) 2016, seperti yang tersebar di Media sosial (medsos)

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Pamekasan Lukman Hadi Mahdiyah meminta masyarakat tidak percaya terhadap informasi rekrutmen CPNS yang beredar di medsos. Apalagi, ada oknom masyarakat lain yang menawarkan bisa meluluskan CPNS 2016.

Sebab, hingga saat ini Kementrian  Pendayagunaan Aparatur Pemerintah Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) tidak membuka seleksi CPNS Pada tahun 2016. Karena pemerintah masih menerapkan moratorium Penerimaan CPNS. Sehingga, jika ada informasi tentang seleksi CPNS di medsos. Bisa pastikan informasi tersebut tidak benar.

Lukman menambahkan, sesuai dengan prosedur yang biasa dilakukan BKD Pamekasan. Jika akan rekrutmen CPNS, pemerintah pusat mengirimkan surat resmi kepada BKD Pamekasan. dalam surat edaran tersebut nantinya juga dilampiri, formasi yang dibutuhkan. Baru selanjutnya, pihak BKD langsung mengumumkan kepada masyarakat umum.

“Saya sejak awal sudah menyampaikan, bahwa tahun 2016 ini tidak ada rekrutmen CPNS, jangan percaya kalau di informasi CPNS. Sebab, itu tidak benar. Lebih baik menunggu informasi dari BKD,”Jelasnya.

Pada kesempatan itu, lukman menegaskan adanya rumor bahwa upah Tenaga Harian Lepas K-2 maupun Non K-2, akan setara dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK). Informasi itu juga tidak benar.

Pihak BKD Pemkab Pamekasan, sejauh ini belum menerima surat edaran dari pemerintah pusat,  terhadap informasi upah honorer tersebut.Sehingga, pria berkecamata ini meminta Tenaga Harian Lepas K-2 maupun Non K-2 agar tidak percaya terhadap informasi tersebut.

 

Namun, Lukman berjanji akan terus melakukan komonikasi dengan pemerintah pusat. jika ada perkembangan informasi, pihaknya segera meneruskan kepada masing-masing SKPD.

Read 247 times
Rate this item
(0 votes)